Deskripsi
Penulis: Neny Rosmawarni, S.Kom., M.Kom
Ukuran buku: 15 x 23 cm
Tebal buku: 144 halaman
Rp115.000
Perjalanan diagnostik medis menunjukkan transformasi bertahap namun signifikan, dari metode pemeriksaan manual berbasis gejala menuju pendekatan digital yang mengandalkan pencitraan dan analitik otomatis. Pada masa awal, diagnosis sangat bergantung pada observasi langsung dan alat sederhana seperti stetoskop. Tonggak penting pertama muncul pada awal 1900-an dengan penemuan sinar-X. Kemudian, pada era 1970-an, perkembangan Computed Tomography (CT Scan) dan Magnetic Resonance Imaging (MRI) memperluas kapasitas diagnostik secara drastis. Sejak tahun 2010, lanskap diagnostik semakin terintegrasi dengan teknologi informasi modern. Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dan machine learning memberikan kemampuan analisis otomatis terhadap citra medis, mempercepat proses diagnosis dan meningkatkan akurasinya. Di samping itu, kemunculan cloud computing memungkinkan data pasien diakses dan dianalisis secara real-time dari berbagai lokasi. Dalam era diagnosis berbasis data, kecerdasan buatan (AI) dan algoritma pembelajaran mesin menjadi pilar utama yang merevolusi cara tenaga medis menginterpretasi citra diagnostik.
Penulis: Neny Rosmawarni, S.Kom., M.Kom
Ukuran buku: 15 x 23 cm
Tebal buku: 144 halaman
Ulasan
Belum ada ulasan.